Tv LG tidak bisa simpan channel

Satu lagi jenis kerusakan tv yang sempat membuatku puyeng saat belum berhasil menemukan penyakitnya. Tapi begitu aku berhasil menemukan biangkerok nya,perasaan lega bercampur bangga karena bertambah lagi pengalaman yang aku dapatkan.
Tv tersebut adalah merk LG 14” SOUNDMAX (model udah hilang dari box belakang). Bernomor chasis MC-64A,ic program LG8634-17D,dan ic chroma TDA8362D,dengan kerusakan tidak bisa menyimpan program/chanel saat di auto maupun manual search.
Saat di auto search semua chanel tv mau bermunculan,tapi untuk nomor chanel tidak mau berubah,tetap pada posisi program nomor 1. Begitu juga saat di coba manual search,langsung bablas terus tidak mau berhenti,begitu pencarian udah mentok maximal langsung mengulangi dari awal lagi,begitu seterusnya dan tidak mau berhenti.
Cek semua tegangan supply baik di tuner maupun IC croma dan program semua normal.
Setelah banyak belajar tentang kerusakan tuner,bagian if,dan AFT di solder kita dan zaenal electronic akhirnya aku mendapatkan petunjuk,terima kasih buat kang ndowie.
Dengan mengikuti petunjuk yang ada,aku langsung menuju IC program dan aku dapati tegangan di pin AFT (pin 11 ic program) adalah 0 volt alias tak ada tegangan sama sekali waktu di ‘search’. Setelah pemeriksaan lebih lanjut,ketemulah si koruptor tegangangan yaitu C04 senilai 47n (473) dalam keadaan short. Setelah di ganti C yang baru tv pun udah normal kembali saat di auto/manual search. Alhamdulillaah,selesai juga akhirnya.

Ditulis pada Electronics | 4 Komentar

Indikator berkedip pada tv polytron

Setidaknya butuh waktu 3 hari agar aku dapat menaklukkan tv yang satu ini. Berawal dari kedatangan teman seprofesi yang sudah nyerah sebelumnya. Mesin tv polytron tersebut akhirnya di bawa ke tempatku tanpa tabung CRT dan YOKE. Keluhannya adalah lampu indikator selalu berkedip beraturan dan tidak mau start. Jika di perhatikan kedipan lampu led nya seirama jarum detikan/second pada jam dinding. Mesin tv ini memakai IC singgel HBT 00-04G dan bernomor chasis HBEE-002D DN21A762. Langkah pertama yang aku lakukan adalah pengukuran tegangan di di bagian sekunder regulatornya. Dan aku dapati semua tegangan output yang ada ternyata juga ikut naik-turun seirama kedipan lampu indikator. OK,waktunya pemeriksaan komponen yang aku mulai dari bagian penguat horizontal dengan melepas tr horizontalnya. Setelah aku test ternyata tr horizontal masih normal. Ku nyalakan lagi mesinnya dan ternyata lampu indikator masih kelip-kelip. Berarti bukan bagian penguat horizontal yang bermasalah,segera aku pasang kembali transistor tersebut. Beralih ke area penguat audio yang aku periksa,2 buah IC TDA2030 pun aku lepas. Aku nyalakan lagi mesin,respons masih sama di tunjukkan oleh lampu indikator,ke dua IC penguat audio pun aku pasang lagi. Berlanjut ke bagian eeprom 24C16 dan IC reset KIA70 yang aku ganti,namun lagi-lagi tetap tidak bergeming. Untuk selanjutnya pemeriksaan beralih ke regulator bagian sekunder,sambil tanya sana-sini ke semua rekan seprofesi di antaranya kang aisy,kang cakil,kang kholiq yang punya merpati electronic dan juga rekan-rekan yang laen yang tentunya lebih pinter dan lebih berpengalaman. Aku ucapkan banyak-banyak terima kasih atas semua saran dan petunjuknya.
Semua elko,resistor,zeener,diode,dan transistor yang ada di area ini pun tak luput dari pemeriksaan satu persatu,namun semuanya masih layak pakai. Tanpa putus asa,pemeriksaan aku lanjutkan ke area optocopler,namun lagi-lagi hasilnya tetap nihil.
Penyakit justru ketemu saat aku memperhatikan cara habisnya tegangan 40v yang ada di sekunder regulator yang tidak bisa langsung menghilang/habis saat mesin di offkan lewat saklar utama. Tegangan tersebut memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghabiskan tegangan sampai benar-benar tak bersisa. Berbeda dengan tegangan output yang laen yang langsung menghilang saat mesin di matikan.
Setelah ku telusuri,ternyata salah satu dari jalur tegangan tersebut menuju ke trafo driver horizontal (M802). Benar juga ternyata,begitu aku lepas dan aku test ternyata trafonya memang sudah gemblung,yaitu membesarnya nilai ohm hingga jauh di atasnya.
Setelah penggantian komponen tersebut,mesin tv pun sudah kembali bisa start dengan normal,lampu indikator juga sudah tidak kedip-kedip lagi dan fbt pun sudah bisa nyembur-nyembur lagi layaknya mesin tv normal yang di nyalakan tanpa CRT dan YOKE. Alhamdulillaah ya Allaah,berakhir sudah petualanganku kali ini. Happy ending….

Ditulis pada Electronics | 52 Komentar

Akari,osd ada gambar dan suara tidak ada

Kali ini aku dapat servisan tv akari 21”. Dari keluhan yang empunya tv katanya gambarnya tidak muncul. Setelah aku coba nyalakan tv,ternyata benar…layar hanya gelap gulita tapi osd/display ada. Suara pun juga tidak ada sama sekali. OK,tv pun siap aku buka chasingnya bagian belakang. Biyuhh,nampak debu yang menumpuk tebal dan mulai menghitam pada bagian mesinnya. Kontan saja aku bersihkan debu tersebut sambil mengamati seluruh komponen yang ada dan masih kelihatan bagus. Nampaklah si IC program PTCS030201 56K6,dan IC chroma LA76810B,IC vertikal LA7840,serta tulisan di pcb board bagian kanan depan T2104INMNTS1 (mungkin ini nomor chasisnya,coz aku sendiri juga gak tau hehehe). Setelah semua bersih,langkah pertama yang aku lakukan adalah menyolder ulang di semua bagian yang memang sudah terlihat retak. Setelah itu,baru aku coba nyalakan lagi tv nya untuk melihat reaksinya. Alhasil,gambar di layar sekarang cuma terlihat garis mendatar saja dengan lebar kira-kira 5cm di sertai getaran melebar ke bawah. Waduhhh….lha koq maleh ngene??? Melihat respon yang ada setelah solder ulang tadi,aku segera melakukan swipping di area vertikal. Namun ternyata,semua komponen di sana masih layak pakai. Akhirnya aku mencoba meraba IC chroma,wuihhh….alangkah kagetnya aku ketika mengetahui panas pada IC tersebut yang menurutku tidak wajar. Akhirnya aku berkesimpulan kalau IC chroma lah yang gemblung. Setelah mencari pengganti di laci persediaan,ternyata yang ada cuma LA76810A. Hmm…bisa gak ya pke ini? Untung-untungan saja,aku mencoba memasang IC tersebut. Dan ternyata,,,jrengggggg……gambar dan suara kembali muncul dengan normal. Alhamdulillaah ya Allaah,akhirnya tv sudah kembali normal. Setelah menunggu sekitar 1jam dan sudah tidak nampak kelainan lagi,aku segera memasang kembali tutup belakangnya yang bertuliskan model tv adalah IC-20B87W2 sambil senyum-senyum nunggu bayaran. Hehehehe…….

Ditulis pada Electronics | 4 Komentar

Tv LG lampu led berkedip

Hari ini dapat pasien tv LG dengan kerusakan lampu led (standby) berkedip-kedip dan tv tidak mau start. Setelah mesin aku bersihkan dari debu yang menumpuk tebal sampai berwarna kehitam-hitaman,aku pun mulai melakukan pemeriksaan secara visual terlebih dahulu pada semua komponen (termasuk STRF6654,singel IC LG8046-32A,IC vertikal LA78040,dan body fbt yg sudah ilang nomornya) yang semuanya masih tampak wajar. Ok,melangkah ke tahap berikutnya yaitu resoldering di semua titik yang tampak mulai retak timahnya,setelah selesai aku coba nyalakan tv. Namun reaksinya tetep sama,lampu standby masih kedip-kedip. Berlanjut ke pengukuran tegangan yang terdeteksi B+ nya drop di bawah normal. Untuk mempermudah pencarian si biangkerok,aku segera melepas transistor horizontalnya dan aku test pakai avometer yang ternyata transistor tersebut masih normal. Kemudian tanpa transistor horizontal terpasang aku nyalakan tv. Weuwwww…petunjuk mulai datang,lampu standby sudah tidak berkedip lagi,dan B+ (sekitar 110v) sudah normal. Sekarang tinggal memeriksa flyback dan yoke defleksi. Tanpa pikir panjang aku segera melepas flyback dari mainboard,aku amati seluruh sudut body flyback dengan seksama. Perhatianku akhirnya tertuju pada bagian bawah dari flyback tersebut yang nampak seperti ada warna gosong.. Akhirnya aku berkesimpulan untuk memvonis si flyback sebagai sumber penyakit. Lha terus piye iki…….??? Nomor flybacknya kan sudah ilang….fiuuhhh,mumet kiyeh! Selanjutnya aku amat-amati susunan pin fbt nya dari jalur di mainboard dan mencatatnya. Setelah aku berhasil mendapatkan susunan pin fbt yang sama persis di internet yang ternyata punya’e 154-177B,aku segera meluncur ke toko electronic langgananku dan alhamdulillaah stock ternyata masih ada. Setelah memasang fbt yang baru dan transistor horizontal yang tadi aku lepas,saatnya untuk mencoba tv. Bismillaahirrohmaanirrohiim….sambil menekan tombol power di panel tv,,yesss berhasil…!! Lampu led tidak berkedip lagi dan tv pun bisa nyala dengan normal. Alhamdulillaah ya Allaah atas rizki-Mu

Ditulis pada Electronics | 5 Komentar

Regulator tidak kerja pada tv cina

Awalnya sempat puyeng juga ngadepin kerusakan tv cina semacam ini. Di mana kerusakannya adalah regulatornya tidak bekerja sehingga semua tegangan output semua tidak ada. Tapi setelah tau biang keroknya,hmmm….ternyata kemriuk juga,hehe.
Begini ceritanya,begitu aku mengetahui bahwa regulatornya belum bekerja sebagai mana mestinya,yang di tandai dengan hilangnya semua tegangan output. Swipingpun aku mulai,mulai dari flyback,transistor horizontal,dan defleksi yang ternyata semua normal. Pencarian kemudian berlanjut ke area vertikal yang lagi-lagi tak ada masalah di bagian ini. Dengan penuh semangat n telaten aku teruskan pencarian ke bagian tegangan output yang lain yang ternyata memang semuanya masih oke. Tanpa putus asa,aku lanjutkan ke area optocoupler mulai dari resistor,transistor,dan si PC817 nya.
Nah,saat ubek-ubek bagian inilah petunjuk mulai datang saat tanganku yang tidak sengaja menyentuh kaki dari elko 220uf/400v yang ternyata tegangan sebesar 300v masih bertengger di sana tanpa berkurang sedikitpun saat aku test pakai avo. Tanpa berfikir panjang aku lanjutkan pencarian si biang kerok penyebab mampetnya regulator tersebut setelah sebelumnya menetralkan tegangan pada elko tadi. Aku mulai berfikir,kenapa saat mesin tv mati dan tidak terhubung dengan listrik sama sekali tegangan di elko tersebut tidak mau hilang?? Langsung saja aku telusuri jalur elko (+) tersebut. Akhirnya mataku tertuju pada 2 buah resistor R520 dan R521 yang keduanya senilai 120K dan di pasang secara seri dari B+ 300v menuju ke bagian optocoupler. Setelah aku lepas dan aku test ternyata memang benar,salah satu dari resistor tersebut ada yang putus. Setelah mendapat resistor pengganti yang nilainya sama dan aku pasang,tv pun siap untuk di coba. Bismillaahirromaanirrohiim…sambil menancapkan jek listrik ke stop kontak yang di susul dengan nyalanya lampu standby,tekan tombol CH+ di panel dan tv pun langsung nyala dengan normal. Alhamdulillaah atas petunjuk-Mu ya Allaah…walaupun aku harus merasakan sengatan tegangan sebesar 300v,tapi sudah terobati dengan berhasilnya aku menemukan si biang kerok. Oke kawan,demikian kisahku kali ini di awal tahun 2011.

Ditulis pada Electronics | 38 Komentar

Tv cina vertikal tidak linear dan menyempit bagian bawah

Fiuhhh…akhirnya perburuanku berakhir juga. Tv ini akhirnya bisa aku takhlukkan! Awalnya aku sempat pusing juga ngadepin ‘penyakit’ tv ini,di mana kerusakannya adalah gambar tidak bisa linear dan menyempit di bagian bawah sekitar 3cm. Bisa di bilang hampir segala cara aku terapkan,tapi si tv ini tetap bandel dengan penyakitnya tersebut. Mulai dari pengukuran tegangan di blok vertikalnya yang memang gak ada kejanggalan dari awal,semua tegangan 24v dan 12v normal,defleksi pun tak luput dari pemeriksaan. Mereboisasi semua elko,milar,resistor,serta dioda juga sudah aku lakukan,tak terkecuali eeprom pun juga ikut2an aku ganti. Tapi semua nihil bin tiada hasil,tidak ketinggalan juga bertanya ke rekan-rekan seprofesi juga aku lakukan,namun tetap menemui jalan buntu. Sampai akhirnya aku obrak-abrik rumah mbah google dan menemukan satu artikel tentang kasus seperti ini. Tanpa fikir panjang aku pun langsung ke tkp sesui petunjuk yang ada,dan lagi-lagi masih gak mempan juga. Naaahh,dengan berpedoman dari sini lah,perburuan aku lakukan lagi dengan penuh semangat. Sampai akhirnya ketemu juga si biangkerok penyebab errornya gambar. Awal ketemunya si biangkerok adalah pemeriksaan di area ic croma LA76810A. Aku cek satu per satu semua resistor,elko,dan milar di pin 23 (v out),pin 24 ( ram alc filter),pin 25 (vcc horz),pin 26 (H afc filter),dan juga di pin 27 (H out). Dan,,ternyata penyebabnya adalah C403 0,47uf/50v di pin 24 ic croma yang ternyata elkonya udah gemblung. Alhamdulillaah ya Allaah,berkat petunjuk-Mu hamba bisa membuat tv ini normal kembali.

Ditulis pada Electronics | 4 Komentar

LG model CF-14T60 tidak ada suara

Tv LG 14” dengan model CF-14T60 dan chasis MC-019A dengan kerusakan tidak ada suara tapi gambar normal. Tv ini memakai ic single TDA9381PS dan ic audio pakai TDA2003. Pertama kali yang ku lakukan adalah test speakernya terlebih dahulu pakai avometer dan ternyata ke dua speakernya masih normal. Pencarian pun berlanjut di blok audio amplifiernya dan tidak lupa aku lakukan re-soldering di semua titik yang berhubungan dengan audio. Mulai dari B+ audio (25v),audio out (pin speaker),semua pin dari ic TDA2003. Elko input TDA2003 sampai ke pin audio out (pin 44 TDA9381PS) tak luput dari swiping. Tapi setelah tv di nyalakan suaranya masih tetap membisu. ”Biyuh…ruwet juga kalau gini” gumamku dalam hati. Mau masuk ke service mode gak bisa soalnya remotnya sudah rusak dan hilang kata yang empunya tv. Lalu aku mencoba dengan mengganti eepromnya (24C16) tapi juga tetap tidak membantu. Waduhhh. . . piye maneh iki?? ”Jangan-jangan IC TDA9381 yang error…!!” pikirku lagi. Kemudian iseng-iseng aku test tegangan di semua pin ic tersebut yang berhubungan dengan audio. Pin pertama yang aku cek adalah pin audio out (pin 44),di sana terdeteksi ada tegangan 4v. Lalu pin 29 yang di pcb board nya tertulis ”sound f”. Naaahh,di saat aku mencolokkan probe + di pin inilah (probe – di ground) tiba-tiba terdengar bunyi ‘krekk’ di speaker dan setelah itu suara muncul dengan normal. Aku lihat jarum avo testerku menunjukkan angka sekitar 2,4v. Aku teliti jalur pin 29 tersebut yang ternyata cuma berhubungan dengan sebuah elko C517 (10uf/16v). Aku coba test lagi tegangan di pin tersebut,tapi yang terjadi adalah suaranya hilang lagi,tegangannya pun menunjukkan 0v. Hmmm…elko ne ra beres iki!! Akhirnya C517 aku ganti dengan yang baru dan suara pun selalu setia menemani gambar di layar. Terima kasih atas petunjuk-Mu yaa Allaah…! Akhirnya gak jadi deh beli ic TDA9381 yang konon kabarnya harganya sekitar 280rb perak di dealer,mana jauh lagi..hehehe…kemriukkk!! Jare kang aisy

Ditulis pada Electronics | 1 Komentar